Shabu – Shabu 

Bagi pencinta masakan Jepang pasti sudah tahu atau pernah merasakan shabu-shabu. Shabu-shabu adalah masakan Jepang jenis Nabemono berupa daging sapi yang di iris sangat tipis yang di celupkan ke dalam panic khusus berisi air panas di atas meja makan. Biasanya dimakan bersama saus yang mengandung wijen. Didalam panic juga dimasukkan sayur-sayuran, tahu atau kazukiri.
Selain irisan daging sapi, daging lain juga bisa dimakan secara shabu-shabu seperti daging ayam, daging domba, ikan Fugu, gurita, dan kakap.
Sebenarnya dahulu masakan ini beasal dari Beijing, biasanya masakan ini di nikmati pada saat musim dingin. Kemudian dibawa oleh orang Jepang yang pernah tinggal di Manchuria.

[ add comment ] permalink ( 3 / 50 )
Perayaan Hinamatsuri 

Hina Matsuri adalah perayaan setiap tanggal 3 Maret di Jepang yang diadakan untuk mendoakan pertumbuhan anak perempuan. Keluarga yang memiliki anak perempuan memajang satu set boneka yang disebut hinaningyo, boneka festival).

Satu set boneka terdiri dari boneka kaisar, permaisuri, puteri istana (dayang-dayang) dan pemusik istana yang menggambarkan upacara perkawinan tradisional di Jepang. Pakaian yang dikenakan boneka adalah kimono gaya zaman Heian. Perayaan ini sering disebut Festival Boneka atau Festival Anak Perempuan karena berawal permainan boneka di kalangan putri bangsawan yang disebut hiina asobi (bermain boneka puteri).

Walaupun disebut Matsuri perayaan ini lebih merupakan acara keluarga di rumah, dan hanya dirayakan keluarga yang memiliki anak perempuan. Sebelum hari perayaan tiba, anak-anak membantu orang tua mengeluarkan boneka dari kotak penyimpanan untuk dipajang. Sehari sesudah Hinamatsuri, boneka harus segera disimpan karena dipercaya sudah menyerap roh-roh jahat dan nasib sial.

Hidangan istimewa untuk anak perempuan yang merayakan Hinamatsuri antara lain: kue hishimochi, kue hikigiri, makanan ringan hina arare, sup bening dari kaldu ikan tai atau kerang (hamaguri), serta chirashizushi. Minumannya adalah sake putih (shirozake) yang dibuat dari fermentasi beras ketan dengan mirin atau shochu dan koji. Minuman lain yang disajikan adalah sake manis (amazake) yang dibuat dari ampas sake (sakekasu) yang diencerkan dengan air dan dimasak di atas api.

[ add comment ] ( 2 views ) permalink ( 2.8 / 114 )
Pernikahan staff SIKI BALI 

Pada tanggal 5 Februari 2010 lalu, Ariniati yang biasa kita panggil Ari melangsungkan pernikahan dengan Roby. Mereka sudah merencanakan pernikahan ini mulai pertengahan tahun lalu & pada tanggal 5 Februari 2010 semua yang telah direncanakan bisa terwujud.

Semua hadir termasuk para pengajar & orang Jepang yang sedang belajar di SIKI BALI, pada saat resepsi pernikahan mereka di rumah mempelai laki-laki di daerah Kesiman Denpasar. Walaupun suasana sedikit mendung tapi tidak mengurangi kebahagiaan mempelai berdua.

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU UNTUK ARI & ROBY, semoga bahagia & rukun selalu…


[ add comment ] ( 1 view ) permalink ( 3 / 110 )
Bumbu Dari Jepang 

Bisa dibilang lidah orang Indonesia sudah cukup akrab dengan masakan Jepang, banyak juga terlihat resto-resto khusus masakan Jepang. Jadi mari kita sedikit mengenal aneka macam bumbu dari Jepang.

-MAYONES : rasanya tidak jauh beda dengan mayones pada umumnya. Hanya sedikit lebih segar & tidak enek karena tambahan yuzu sejenis jeruk khas Jepang. Digunakan untuk campuran sushi atau dressing salad.
-NORI : adalah olahan rumput laut yang siap disantap. Nori ini berbentuk lembaran tipis & berwarna hijau kehitaman. Selain rasa original ada juga Nori yang berbumbu, bisa disantap sebagai kudapan atau taburan untuk masakan. Nori biasanya untuk membungkus sushi & taburan nasi hangat.
-SAKE : minuman beralkohol khas Jepang yang terbuat dari beras. Sake untuk masakan berbeda dengan untuk minuman.
-SHOYU : disebut juga kecap asin, merupakan fermentasi kacang kedelai, tepung & garam. Jenis kecap asin ini termasuk bumbu terpenting dari masakan Jepang dan rasanya lebih dari kecap asin biasa. Biasanya untuk pelengkap sushi, sashimi, sup atau tumisan.

-DASHI : adalah kaldu untuk masakan Jepang. Terbuat dari beberapa campuran bahan seperti konbu & bonito flake. Dashi ini memberikan rasa yang gurih pada masakan. Cara mengolahnya cukup masukkan dashi instant kedalam air mendidih, sangat praktis & makanan pun menjadi gurih.
-MISO : produk fermentasi kedelai ini rasanya asin, warna & rasanya ini mirip taoco kalau di Indonesia. Hanya teksturnya halus mirip mentega. Makin gelap miso rasanya makin tajam. Miso tidak tahan lama karena bebas bahan pengawet. Untuk mengecek kesegaran bisa dilihat masa kadaluwarsa pada kemasan.
-MIRIN : jenis minuman beralkohol khas Jepang bercita rasa manis, digunakan untuk masakan. Terbuat dari beras, warnanya kuning bening mirip minyak sayur, sedikit lebih kental dari minyak sayur. Jika tidak ada mirin bisa digantikan dengan gula pasir, meski rasanya tidak persis sama. Cita rasa mirin bisa menghilangkan amis pada ikan, maka ini sering digunakan untuk masakan seafood.
-KONBU : termasuk keluarga rumput laut, bentuknya lembaran kering & mirip kayu. Setelah direbus baunya cukup amis & sedikit berlendir. Mengolahnya rendam dalam air mendidih atau dimasak. Setelah menjadi kaldu sisihkan konbu. Konbu biasanya digunakan untuk campuran membuat kaldu dashi.

-WASABI : berasal dari jenis sayuran lobak yang dagingnya berwarna hijau. Rasanya pedas khas & mampu menyengat hidung. Ada 3 jenis wasabi yaitu wasabi segar, wasabi dalam bentuk pasta & wasabi bubuk. Wasabi untuk pelengkap menyantap sushi & sashimi.
-WAKAME : sejenis rumput laut, bentuknya seperti daun the kering & berwarna hitam. Cara mengolahnya seduh dengan air panas atau langsung masukkan ke dalam air mendidih selama 5 menit hingga lunak. Sering digunakan untuk sup atau campuran salad.
-JAPANESE RICE VINEGAR : cuka beras Jepang ini berbeda dengan cuka masak lainnya. Rasanya ringan & enak. Jika tidak ada bisa diganti dengan cuka dari sari buah apel. Digunakan untuk campuran nasi atau membuat sushi.
-BONITO FLAKE : biasa disebut katsuobushi. Berasal dari ikan bonito, jenis ikan makarel yang popular di Jepang. Ikan bonito dikeringkan & rasanya sedikit asin. Biasanya digunakan untuk takoyaki & membuat kaldu dashi.

Dikutip: dari berbagai sumber.


[ add comment ] permalink ( 3.1 / 148 )
Camilan khas Jepang 

Menurut tradisi Jepang, wagashi atau camilan khas Jepang harus mampu memanjakan lima macam indra manusia serta disajikan sesuai dengan musim.
1.Namagashi, selalu dibuat segar & tema yang diambil selalu sesuai dengan musin yang ada. Jika musim semi dibuat sesuai dengan kuncup bunga yang mulai merekah.
2.Yokan, sejenis jelly yang dibuat menggunakan Kanten, pasta kacang adzuki atau anko & gula. Ini sangat terkenal untuk hadiah & bisa bertahan cukup lama.
3.Monaka, kue dengan bentuk ikan dengan isi anko yang kita kenal dengan Taiyaki. Rasa manis dari anko yang dipadu dengan gurih adonan Taiyaki ini membuat menjadi salah satu makanan yang digemari.
4.Manju adalah semacam kue dari tepung yang dibentuk seperti bakpao & biasa diisi anko.
5.Higashi, ini terbuat dari tepung ketan yang paling halus, wasambonto, gula dengan kualitas terbaik, serta sedikit kanji yang dicampur dalam bentuk kering. Kue ini tidak dimatangkan dalam oven, tapi adonan tersebut dipadatkan & dibentuk dengan cetakan.

Jika ada ingin mencoba mungkin bisa mencari di supermarket atau restaurant khusus Jepang yang ada di kota anda. Selamat mencoba…


[ add comment ] permalink ( 2.9 / 123 )

<<First <Back | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | Next> Last>>