SIKI BALI 5th Anniversary 

Hari ini kami akan merayakan Ulang Tahun Ke-5 Yayasan SIKI BALI yang jatuh pada hari Kamis 4 Juni 2009.

Kami akan berbagi kebahagian dengan para pengajar beserta keluarga, teman-teman & relasi dari Yayasan SIKI BALI. Kami berharap semoga Yayasan SIKI BALI lebih maju & lebih baik lagi kedepannya.
Dengan banyaknya persaingan di dalam dunia pendidikan maka kami akan berusaha untuk meningkatkan kualitas dalam pelayanan maupun pengajaran.

Kami selalu menerima kritik & saran untuk perbaikan dalam segala hal untuk mengarah yang lebih baik.

SELAMAT ULANG TAHIN KE-5 UNTUK YAYASAN SIKI BALI, semoga sukses selalu
Ganbatte kudasai!!!!!
[ 1 comment ] ( 5 views ) permalink ( 4 / 250 )
Farewell Party 

Hari Sabtu, 23 Mei 2009 kemarin… kita mengadakan farewell party untuk Eri Nagata yang akan kembali ke Jepang. Eri Nagata adalah salah satu Japanese Student yang sudah 1 tahun mengikuti program di SIKI BALI.

Sebenarnya kami mengadakan acara ini untuk membuat kejutan bagi Eri san… tetapi Eri san jadi sedikit terharu pada saat kami memberikan cinderamata. Kami juga mengundang para pengajar dari sekolah lain yang pernah dikunjungi selama Eri san mengikuti program internship. Program ini ditujukan bagi orang lokal atau Jepang yang ingin menjadi pengajar bahasa Jepang seperti asisten. Jadi jika nanti mereka sudah selesai & siap menjadi pengajar/guru bahasa Jepang tidak merasa canggung untuk mengajar di depan kelas.

Acara yang kami selenggarakan hanya makan siang & hiburan saja. Jadi ada beberapa orang yang menyumbangkan suara untuk memeriahkan acara tersebut… tapi memang suara kami tidak terlalu bagus jadi lain kali kami harus latihan dulu sebelum tampil di depan teman-teman…

Tiada kata yang terucap semoga Eri san senang selama tinggal di Bali & berharap Eri san akan kembali lagi di lain kesempatan….
Ganbarimasu Eri san…

[ add comment ] ( 4 views ) permalink ( 3 / 129 )
Persembahyangan bersama di Pura Besakih… 

Pada tanggal 9 Mei 2009 seluruh staf SIKI BALI dan siswa Jepang melakukan persembahyangan bersama di Pura Besakih. Pura Besakih merupakan Pura terbesar di Indonesia dimana beberapa waktu yang lalu dilaksanakan upacara Panca Bali Krama.
Ternyata pada waktu kami ke sana terdapat banyak pemedek yang tangkil (orang yang juga melakukan persembahyangan), karena pada hari itu merupakan Purnama sasih Dasa.
Tapi para pemedeknya tidak sebanyak pada waktu upacara Panca Bali Krama dulu sehingga persembahyangan berlangsung lancar dan tenang. Begitu sampai di Pura Besakih, kami berkumpul dulu di Jabe Tengah Penataran Agung. Kemudian beberapa orang yang berpencar untuk melakukan persembahyangan di Pedarman masing-masing. Setelah selesai kami berkumpul lagi di tempat semula kemudian melakukan persembahyangan bersama di Penataran Agung. Kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama & setelah itu kami kembali ke Denpasar.
Kami sangat menikmati perjalanan ritual tersebut, selain ada beberapa orang yang baru melakukannya tapi sebagian besar sudah terbiasa dengan hal ini. Semoga kita bisa melakukan lagi pada tempat yang lain... Jadi kalau ada yang mau bergabung silahkan mendaftarkan diri....:-)

Salam,
Wayan

[ add comment ] permalink ( 3 / 127 )
PERAYAAN WAISAK 

Hari Raya Waisak dikalangan umat Buddha sering disebut hari raya Trisuci Waisak. Karena pada hari raya Waisak terjadi tiga peristiwa penting, yaitu Kelahiran Sidhartha Gautama, tercapainya penerangan sempurna oleh Pertapa Gautama & mangkatnya sang Buddha Gautama. Ketiga kejadian tersebut terjadi pada hari yang sama ketika bulan purnama di bulan Waisak.

Kata Waisak berasal dari bahasa Pali “ Vesakha” yang artinya satu bulan di dalam takwin India dahulu kala yang biasanya jatuh pada bulan Mei. Akan tetapi kadangkala bulan Waisak jatuh pada penghujung bulan April hingga awal Juni.

Waisak sebagai hari raya agama Buddha bisa memberikan contoh yang positif kepada setiap orang yaitu pengembangan cinta kasih kepada setiap makhluk hidup. Jadi yang menjadi harapan pada pelaksanaan hari raya Waisak adalah setiap manusia diharapkan dapat merenungi segala perbuatannya dan setiap saat selalu hidup dengan rasa cinta kasih tanpa kebencian.


(dikutip : dari bebagai sumber)



[ add comment ] permalink ( 2.9 / 116 )
Upacara Tawur Panca Bali Krama 

Pura Besakih terletak di kaki Gunung Agung merupakan gunung tertinggi di Bali. Kata Besakih berasal dari kata Basuki yang berarti selamat. Fungsi umum dari Pura Besakih adalah tempat bagi umat Hindhu untuk memohon keselamatan.

Sejak tanggal 25 Maret 2009 Di Pura Besakih yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem digelar upacara Tawur Panca Bali Krama yang diadakan setiap 10 tahun sekali yaitu pada Tilem Caitra ketika tahun saka berakhir dengan angka “0” (nol).
Makna dari upacara Tawur Panca Bali Krama adalah untuk menuju keharmonisan baik dengan sesama umat manusia maupun dengan alam semesta.

Upacara Batara Turun Kabeh jatuh pada setiap purnama sasih kedasa setiap tahunnya. Upacara ini bermakna bahwa segala manifestasi Tuhan memberikan waranugraha kepada umat sesuai dengan manifestasinya. Dengan demikian semua fungsi & profesi bisa bersinergi dengan Tuhan untuk bisa memberikan jalan atas permasalahan kehidupan individu maupun sosial.

Setelah upacara Tawur Panca Bali Krama berulang selama sepuluh (10) kali atau 100 tahun maka akan diselenggarakan upacara Eka Dasa Ludra yang juga bertujuan untuk keharmonisan segala unsur yang membangun jagat raya. Upacara Eka Dasa Ludra terakhir dilaksanakan pada tahun 1973.

(dikutip : dari bebagai sumber)

[ add comment ] permalink ( 3 / 131 )

<<First <Back | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | Next> Last>>