<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1"?>
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Blog - Yayasan Siki Bali</title>
		<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php</link>
		<description><![CDATA[Copyright (c)2008. Siki-bali.com]]></description>
		<copyright>Copyright 2010, Shinta</copyright>
		<managingEditor>Shinta</managingEditor>
		<language>en-US</language>
		<generator>SPHPBLOG 0.5.1</generator>
		<item>
			<title>Hallyu</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100908-064056</link>
			<description><![CDATA[Hallyu atau Korean Wave adalah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop Korea secara global di berbagai negara di dunia. Umumnya Hallyu memicu banyak orang-orang di negara tersebut untuk mempelajari Bahasa Korea dan kebudayaan Korea. <br />Kegemaran akan budaya pop Korea dimulai di Republik Rakyat Cina dan Asia Tenggara mulai akhir 1990-an. Istilah Hanliu, Bahasa Korea : Hallyu) diadopsi oleh media Cina setelah album musik pop Korea, HOT, dirilis di Cina. Serial drama TV Korea mulai diputar di Cina dan menyebar ke negara-negara lain seperti Hongkong, Vietnam, Thailand, Indonesia, Filipina, Jepang, Amerika Serikat, Amerika Latin dan Timur Tengah. Pada saat ini, Hallyu diikuti dengan banyaknya perhatian akan produk Korea Selatan, seperti masakan, barang elektronik, musik dan film. Fenomena ini turut mempromosikan Bahasa Korea dan budaya Korea ke berbagai negara. <br /><br />Drama Korea merupakan penyebab dari mulainya Hallyu di berbagai negara. Warga Korea Selatan suka menonton drama dan film dan mendengar musik. Perusahaan TV Korea mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi drama dan beberapa diantaranya yang mencetak kesuksesan, diekspor ke luar negeri. Drama televisi yang memicu Hallyu antara lain, Winter Sonata, Dae Jang Geum, Stairway to Heaven, Beautiful Days dan Hotelier. <br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/images.jpg',243,208,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/images.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_left" /></a><br />Film Korea, bersama drama TV dan musik pop, merupakan produk utama Hallyu yang dinikmati tidak hanya di dalam negeri, namun juga di berbagai negara. Pada awalnya, film Hongkong mendominasi bioskop di Asia, namun dengan kehadiran Hallyu, mulai tersaingi oleh film Korea. Film produksi Korea Selatan dikenal karena alur ceritanya yang kuat dan genre yang bervariasi sehingga menarik banyak penonton.<br />Apakah kalian suka dengan drama atau musik korea??? Selamat menikmati aja deh<br /><br />Dikutip : wikipedia Indonesia<br />]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100908-064056</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 06:40:56 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=09&amp;entry=entry100908-064056</comments>
		</item>
		<item>
			<title>KAMIKAZE</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100902-062715</link>
			<description><![CDATA[Kamikaze adalah sebuah istilah bahasa Jepang yang berasal dari nama angin topan dalam legenda yang disebut-sebut telah menyelamatkan Jepang dari invasi Mongol pada tahun 1281.<br />&quot;Kamikaze&quot; dalam bahasa Inggris umumnya merujuk kepada serangan bunuh diri yang dilakukan awak pesawat Jepang pada akhir kampanye Pasifik Perang Dunia II terhadap kapal-kapal laut Sekutu sementara &quot;kamikaze&quot; dalam bahasa Jepang hanya merujuk kepada angin topan tersebut.<br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Kamikaze.jpg',252,200,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Kamikaze.jpg" width="200" height="159" border="0" alt="" /></a><br /><br />Jepang mulai menggunakan taktik Kamikaze waktu itu karena merasa sudah tidak mampu lagi menerobos barisan armada tempur Amerika Serikat, dimana Angkatan Laut Jepang sendiri hampir habis dan Angkatan Daratnya kewalahan. Ide penggunaan pasukan khusus ini dicetuskan oleh Vice Admiral Kimpei Teraoka yang merupakan kepala staf komandan angkatan laut di Filipina yang mengeluh jika taktik biasa tidak mungkin dilakukan, mereka (Pasukan Jepang) haruslah menjadi manusia super. Ide ini kemudian direalisasikan oleh Vice Admiral Takejiro Onishi yang menggantikan Teraoka pada Oktober 1944 yang kemudian dikenal sebagai Bapak Kamikaze itu karena Onishi lah yang dianggap bertanggung jawab dalam pembentukannya. dalam waktu yang sama ditahun 1944, Lt Tanaka menekankan pukulan telak pada sasaran lawan ditekankan hanya bisa berhasil bila pilot ikut serta dalam pesawat roket itu sampai ke sasaran, bahkan dia bersedia menjadi orang yang pertama untuk melakukan itu.<br /><br />Militer Jepang tidak pernah mempunyai masalah dalam hal perekrutan sukarelawan untuk misi- misi kamikaze Akibatnya banyak pilot - pilot berpengalaman yang ditolak karena pertimabangan mereka terlalu berharga untuk dikorbankan karena masih banyak tugas yang lain yang harus diemban oleh pilot - pilot berpengalaman itu dri pada tugas sebagai pilot kamikaze. Rata-rata pelatih pilot - pilot kamikaze mencari mahasiswa di suatu universitas di jepang saat itu untuk dilatih menjadi sukarelawan dalam misi - misi kamikaze.Motivasi yang mendorong para sukarelawan itu bersedia untuk dilatih menjadi sukarelawan dalam misi - misi kamikaze cukup berbeda - beda dari yang terdorong oleh rasa patriotisme,hasrat untuk membawa kehormatan keluarga dan ajang untuk membuktikan kemampuan diri dengan cara yang ekstrim.Upacara istimewa yang sering diadakan sebelum misi kamikaze dilakukan/dilaksanakan yaitu pilot - pilot kamikaze memohon doa dari keluarga mereka dan diberi tanda jasa oleh petinggi militer jepang saat itu.hal - hal seperti itu dilakukan untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsa dan untuk menarik lebih banyak lagi sukarelawan untuk bergabung dalam misi itu.<br /><br />Kalahnya Jepang juga memukul organisator unit Kamikaze pertama Vice Admiral Tekijiro Ohnishi. Pada hari itu dia memanggil padar staf perwiranya di kediaman resminya. Saat pertemuan terakhir Ohnishi menuliskan pesan terakhir &quot;Untuk jiwa-jiwa tentaraku saya menghaturkan penghargaan setinggi-tingginya untuk keberanian yang telah dilakukan. Dalam kematian aku minta maaf kepada jiwa-jiwa para pemberani ini dan juga kepada keluarganya&quot;.<br />Melengkapi testamennya yang terakhir, pada pagi harinya tanggal 16 Agustus, Ohnishi menghunjamkan pedang samurainya ke bagian perutnya. Ia melakukan upacara bunuh diri tradisional, hara-kiri (seppuku).    <br /><br />Dikutip : Wikipedia Indonesia]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100902-062715</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 06:27:15 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=09&amp;entry=entry100902-062715</comments>
		</item>
		<item>
			<title>Obon</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100825-073334</link>
			<description><![CDATA[Obon adalah serangkaian upacara dan tradisi di Jepang untuk merayakan kedatangan arwah leluhur yang dilakukan seputar tanggal 15 Juli. Pada umumnya, Obon dikenal sebagai upacara yang berkaitan dengan agama Buddha Jepang, tapi banyak sekali tradisi dalam perayaan Obon yang tidak bisa dijelaskan dengan dogma agama Buddha. Obon dalam bentuk seperti sekarang ini merupakan sinkretisme dari tradisi turun temurun masyarakat Jepang dengan upacara agama Buddha yang disebut Urabon.<br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Obon.jpg',141,150,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Obon.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_right" /></a><br />Tradisi dan ritual seputar Obon bisa berbeda-beda bergantung pada aliran agama Buddha dan daerahnya. Asal-usul tradisi Obon tidak diketahui secara pasti. Tradisi memperingati arwah leluhur di musim panas konon sudah ada di Jepang sejak sekitar abad ke-8. Sekarang ini, orang Jepang yang merayakan Obon pada tanggal 15 Juli menurut kalender Tempo semakin sedikit. Pada saat ini, orang Jepang umumnya merayakan Obon pada tanggal 15 Agustus menurut kalender Gregorian. Media massa memberitakan perayaan Obon pada tanggal 15 Agustus sehingga orang di seluruh Jepang menjadi ikut-ikutan merayakan Obon pada tanggal 15 Agustus.<br />Acara menari bersama yang disebut Bon Odori dilangsungkan sebagai penutup perayaan Obon. Pada umumnya, Bon Odori ditarikan bersama-sama tanpa mengenal jenis kelamin dan usia di lingkungan kuil agama Buddha atau Shinto. Konon gerakan dalam Bon Odori meniru arwah leluhur yang menari gembira setelah lepas dari hukuman kejam di neraka.<br />Bon Odori merupakan puncak dari semua festival musim panas (matsuri) yang diadakan di Jepang. Pelaksanaan Bon Odori memilih saat terang bulan yang kebetulan terjadi pada tanggal 15 Juli atau 16 Juli. Bon Odori diselenggarakan pada tanggal 16 Juli karena pada malam itu bulan sedang terang-terangnya dan orang bisa menari sampai larut malam.<br />Diluar Jepang Bon Odori sebagai pengenalan terhadap kebudayaan Jepang juga diselenggarakan di Jakarta dan juga di Bali. Di Penang dan Shah Alam, Bon Odori sudah merupakan acara tahunan untuk memperkenalkan makanan dan minuman khas Jepang. Orang Jepang yang tinggal di Los Angeles dan Honolulu juga merayakan Obon dengan menarikan Bon Odori.<br /><br />Dikutip : dari Wikipedia Indonesia<br />]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100825-073334</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 07:33:34 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=08&amp;entry=entry100825-073334</comments>
		</item>
		<item>
			<title>UNADON</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100814-033222</link>
			<description><![CDATA[Saat ini di Jepang sedang musim panas. Biasanya ada makanan yang di konsumsi saat musim panas. Nama makanannya adalah  unadon atau unagidonburi adalah makanan Jepang berupa nasi yang di atasnya diberi unagi (sidat jepang) yang dimasak cara kabayaki. Sebagai penyedap, ke atas nasi disiramkan saus (tare) yang rasanya manis sebelum meletakkan unagi. Sebelum dimakan, di atas unadon ditaburkan sedikit bubuk andaliman.<br /><br />Unagi kabayaki dipercaya sebagai makanan bergizi untuk menambah stamina sepanjang musim panas di Jepang. Terutama unagi kabayaki dimakan pada hari Doyo no Ushi musim panas (sekitar minggu ketiga bulan Juli). Biasanya mereka juga makan belut, tetapi ada hari khusus yang namanya doyo no unagi.<br /><br />Jadi kalian bisa mencoba memakan belut jepang ya.<br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Unadon.jpg',220,147,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Unadon.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" /></a><br />]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100814-033222</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 03:32:22 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=08&amp;entry=entry100814-033222</comments>
		</item>
		<item>
			<title>FESTIVAL NEBUTA AOMORI</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100804-102816</link>
			<description><![CDATA[Tanggal 2 sampai 7 Agustus 2010 diadakan festival musim panas yang terkenal di Aomori. Festival ini termasuk salah satu dari rangkaian untuk menyambut Tanabata yang dilakukan di wilayah Tohoku.<br /><br />Nebuta adalah lentera ukuran raksasa yang dibuat dari kerangka kayu berlapis washi yang umumnya berbentuk boneka pemeran kabuki atau hewan. Nebuta diusung dengan kendaraan hias untuk berpawai di jalan-jalan.<br /><br />Aomori Nebuta berawal dari tradisi menghanyutkan lentera kertas pada malam Tanabata. Boneka Nebuta yang dihanyutkan di sungai atau laut termasuk tradisi menghalau nasib buruk pada malam Tanabata. <br /><br />Kalau di Bali mungkin seperti malam pengerupukan, dengan membuat ogoh-ogoh yang maknanya untuk menghilangkan semua pikiran atau nafsu yang jahat untuk menyambut tahun baru.<br /><br />Wah sepertinya kebudayaannya kita ada yang sama dengan di Jepang....<br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Nebuta_1.jpg',145,96,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Nebuta_1.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_left" /></a><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Nebuta_2.jpg',145,96,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Nebuta_2.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_left" /></a>]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100804-102816</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 10:28:16 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=08&amp;entry=entry100804-102816</comments>
		</item>
		<item>
			<title>TOKYO SKY TREE</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100726-021659</link>
			<description><![CDATA[Saat ini di Jepang sedang dibangun satu menara baru namanya Tokyo Sky Tree.Tokyo Sky Tree (sebelumnya disebut Menara Tokyo Baru) adalah menara siaran yang kini sedang dibangun di Sumida, Tokyo, Jepang. Jika selesai sesuai jadwal, menara ini akan menjadi struktur tertinggi di Jepang dengan ketinggian 634 m. Menara Tokyo setinggi 333 m tidak cukup tinggi untuk menyiarkan televisi terrestrial digital karena banyaknya pembangunan bangunan tinggi di bagian tengah metropolis.<br /><br />Menara Tokyo dalah sebuah menara di Taman Shiba, Tokyo, Jepang. Tinggi keseluruhan 332,6 m dan merupakan bangunan menara baja tertinggi di dunia yang tegak sendiri di permukaan tanah. Berdasarkan peraturan keselamatan penerbangan, menara ini dicat dengan warna oranye internasional dengan warna putih di beberapa tempat. Bangunan sekelilingnya lebih rendah, sehingga Menara Tokyo bisa dilihat dari berbagai lokasi di pusat kota.<br />Menara Tokyo terkenal sebagai simbol kota Tokyo dan objek wisata daripada fungsinya sebagai menara antena pemancar TV analog (UHF/VHF), TV lokal digital, dan radio FM. Selain itu, perusahaan KA East Japan Railway menggunakan menara ini untuk meletakkan antena radio sistem darurat kereta api, dan sejumlah instrumen pengukuran dipasang oleh Kantor Lingkungan Hidup Metropolitan Tokyo.<br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/200px-New_Tokyo_Tower.jpg',200,376,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/200px-New_Tokyo_Tower.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" /></a><br /><br />Wah kalau di sini kita hanya punya MONAS (Monumen Nasional) saja. Juga bisa berfungsi sebagai tempat rekreasi seperti Menara Tokyo di Jepang.<br /><br />Dikutip : Wikipedia Indonesia<br />]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100726-021659</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 02:16:59 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=07&amp;entry=entry100726-021659</comments>
		</item>
		<item>
			<title>Onigiri</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100714-070306</link>
			<description><![CDATA[Jika kalian suka dengan masakan Jepang, pasti sudah tentu pernah mencoba Onigiri. Kalau yang belum tahu atau belum pernah mencicipinya kalian harus coba.<br />Onigiri adalah nama Jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hangat sehingga berbentuk segi tiga, bulat, atau seperti karung beras. Dikenal juga dengan nama lain Omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut Onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit.<br /><br />Nasi yang digunakan untuk membuat Onigiri sebaiknya beras yang memiliki kadar kanji tinggi seperti beras jenis Japonica sedangkan beras yang dimakan di negara-negara Asia Tenggara adalah beras jenis Indica. Nasi yang ditanak dari beras Japonica mudah melekat satu sama lainnya sehingga mudah dibentuk menjadi Onigiri.<br />Sebelum membuat Onigiri, kedua belah tangan harus dibasahkan dengan air matang agar nasi tidak melekat di tangan. Onigiri dibentuk oleh kedua telapak tangan yang diberi garam dapur, sedangkan garam yang menempel di permukaan telapak tangan diratakan penyebarannya dengan gerakan seperti mencuci tangan.<br /><br />Di Indonesia, Onigiri bisa dijumpai di bagian makanan Jepang toko swalayan terkemuka dan di restoran yang menyediakan makanan Jepang. <br />Pada tahun 1987 ditemukan gumpalan butiran nasi yang terkarbonisasi peninggalan zaman Yayoi dari penggalian arkeologi yang dilakukan di Prefektur Ishikawa. Dari nasi berbentuk Onigiri yang sudah terkarbonisasi tersebut ditemukan sisa bekas ditekan-tekan jari tangan manusia. Selain itu, nasi yang dibentuk mirip Onigiri juga ditemukan di situs penggalian Prefektur Kanagawa<br />Di Jepang terdapat beratus-ratus jenis Onigiri dengan isi yang bervariasi tergantung selera orang yang membuatnya. Nori sering digunakan untuk membungkus agar lebih mudah dimakan tanpa ada nasi yang menempel di tangan, walaupun berbagai jenis Onigiri tanpa Nori juga sering dijumpai.<br />Onigiri jenis paling sederhana biasanya berisi daging ikan salmon panggang atau Umeboshi yang berada di tengah-tengah nasi. Selain itu, Onigiri ada yang dipanggang setelah sebelumnya dilumuri kecap asin atau miso.<br /><br />Di Jepang, Onigiri merupakan bekal makan siang sewaktu piknik atau dimakan di perjalanan. Nasi pada Obento (kotak makan siang khas Jepang) sering berupa Onigiri. Walaupun banyak sekali orang Jepang yang membeli Onigiri produksi pabrik yang dijual di toko swalayan yang buka 24 jam, Onigiri merupakan makanan yang dibuat sendiri di rumah yang cara pembuatannya diwariskan secara turun temurun.<br /><br />Bagaimana..?? apakah kalian ingin mencoba Onigiri??? Pasti enak rasanya... Selamat mencoba &amp; menikmati ya<br />Dikutip : Wikipedia Indonesia<br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/220px-Onigiri.jpg',220,165,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/220px-Onigiri.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_right" /></a>]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100714-070306</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 07:03:06 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=07&amp;entry=entry100714-070306</comments>
		</item>
		<item>
			<title>Tanabata Matsuri atau Festival Bintang</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100706-044939</link>
			<description><![CDATA[Tanabata matsuri atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di Jepang. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata.<br />Tanggal festival Tanabata dulunya mengikuti kalender lunisolar yang kira-kira sebulan lebih lambat daripada kalender Gregorian. Sejak kalender Gregorian mulai digunakan di Jepang, perayaan Tanabata diadakan malam tanggal 7 Juli, hari ke-7 bulan ke-7 kalender lunisolar, atau sebulan lebih lambat sekitar tanggal 8 Agustus.<br /><br />Perayaan dilakukan di malam ke-6 bulan ke-7, atau pagi di hari ke-7 bulan ke-7. Sebagian besar upacara dimulai setelah tengah malam (pukul 1 pagi) di hari ke-7 bulan ke-7. Di tengah malam bintang-bintang naik mendekati zenith, dan merupakan saat bintang Altair, bintang Vega, dan galaksi Bima Sakti paling mudah dilihat.<br /><br />Legenda asli Jepang tentang Tanabatatsume mengisahkan seorang pelayan wanita (miko) bernama Tanabatatsume yang harus menenun pakaian untuk dewa di tepi sungai, dan menunggu di rumah menenun untuk dijadikan istri semalam sang dewa agar desa terhindar dari bencana. Di zaman Nara, perayaan Tanabata dijadikan salah satu perayaan di istana kaisar yang berhubungan dengan musim. Setelah perayaan Tanabata meluas ke kalangan rakyat biasa di zaman Edo, tema perayaan bergeser dari pekerjaan tenun menenun menjadi kepandaian anak perempuan dalam berbagai keterampilan sebagai persiapan sebelum menikah.<br /><br />Hujan yang turun di malam Tanabata konon berasal dari air mata Orihime dan Hikoboshi yang menangis karena tidak bisa bertemu.<br />Festival Tanabata dimeriahkan tradisi menulis permohonan di atas tanzaku atau secarik kertas berwarna-warni. Tradisi ini khas Jepang dan sudah ada sejak zaman Edo. Kertas tanzaku terdiri dari 5 warna (hijau, merah, kuning, putih, dan hitam). Di Tiongkok, tali untuk mengikat terdiri dari 5 warna dan bukan kertasnya. Permohonan yang dituliskan pada tanzaku bisa bermacam-macam sesuai dengan keinginan orang yang menulis.<br /><br />Kertas-kertas tanzaku yang berisi berbagai macam permohonan diikatkan di ranting daun bambu membentuk pohon harapan di hari ke-6 bulan ke-7. Orang yang kebetulan tinggal di dekat laut mempunyai tradisi melarung pohon harapan ke laut sebagai tanda puncak perayaan, tapi kebiasaan ini sekarang makin ditinggalkan orang karena hiasan banyak yang terbuat dari plastik.<br /><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/tanabata.jpg',180,226,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/tanabata.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_right" /></a><br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/tanabata_2.jpg',450,311,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/tanabata_2.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_left" /></a><br /><br />Pada perayaan Tanabata, anak-anak sekolah dan pasangan yang sedang berpacaran menuliskan keinginan, harapan, dan cita-cita masa depan di atas Tanzaku (kertas persegi panjang). Tanzaku kemudian digantung di dahan-dahan pohon bambu bersama-sama dengan hiasan beraneka warna agar keinginan yang dituliskan menjadi terkabul.<br /><br />Dikutip : Wikipedia Indonesia<br />]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100706-044939</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 04:49:39 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=07&amp;entry=entry100706-044939</comments>
		</item>
		<item>
			<title>Istana Matsumoto</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100624-071229</link>
			<description><![CDATA[Istana Jepang adalah bangunan besar yang dibangun menggunakan kayu dan batu sebagai bahan bangunan yang utama, dan dirancang sebagai pusat pertahanan sewaktu musuh datang menyerang. Di masa perang dijadikan markas besar, tempat menyimpan dana keperluan perang, serta pusat penyimpanan perbekalan seperti makanan dan amunisi. Istana yang dianggap penting dijadikan tempat kediaman panglima perang, pusat pemerintahan dan tempat pengumpulan informasi tentang situasi perang. Sama halnya seperti kastil di Eropa, istana di Jepang umumnya dibangun di dekat jalan utama atau di pinggir sungai untuk kemudahan transportasi dan menjaga wilayah yang dianggap strategis.<br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/MatsumotoCastle.jpg',470,316,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/MatsumotoCastle.jpg" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_left" /></a><br />Istana Matsumoto adalah istana yang terletak di kota Matsumoto, Prefektur Nagano, Jepang. Kasitl ini dapat dijangkau dari Tokyo melalui jalan dan kereta api.<br />Kastil ini dibangun sebagai benteng pertahanan selama masa perang. Pada tahun 1550, daerah Matsumoto di bawah aturan klan Takeda dan Tokugawa Leyasu. Ketika Toyotomi Hideyoshi memindah Leyasu ke wilayah Kanto<br /><br />Pada saat ini hanya ada 12 istana yang masih memiliki menara utama yang dibangun sebelum zaman Edo:<br />	Istana Hirosaki<br />	Istana Matsumoto<br />	Istana Maruoka<br />	Istana Inuyama<br />	Istana Hikone<br />	Istana Himeji<br />	Istana Matsuyama (Prefektur Okayama)<br />	Istana Matsue<br />	Istana Marugame<br />	Istama Matsuyama (Prefektur Ehime)<br />	Istana Uwajima<br />	Istana Koochi<br /><br />Di zaman Showa, pemerintah banyak memugar dan membangun kembali istana di berbagai daerah di Jepang sebagai tujuan pariwisata. Sebagian istana semata-mata dibangun berdasarkan imajinasi dan tanpa dasar catatan sejarah. Berdasarkan alasan keindahan, ada istana yang dilengkapi dengan menara utama, padahal istana yang asli tidak pernah memiliki menara utama. Menara utama juga ada yang dibangun cuma tampak luarnya saja.<br /><br />Istana yang dibangun kembali di zaman modern umumnya dibangun dengan bahan beton agar tahan terhadap api dan bisa dimanfaatkan sebagai museum atau perpustakaan.<br /><br />Dikutip : dari wikipedia]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100624-071229</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 07:12:29 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=06&amp;entry=entry100624-071229</comments>
		</item>
		<item>
			<title>Hortensia atau Bunga Ajisai</title>
			<link>http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100614-042416</link>
			<description><![CDATA[Hortensia merupakan tanaman hias yang populer, disukai orang karena bunganya yang besar. Hortensia juga dikenal dengan nama kembang bokor. Pada tanaman ini yang terlihat seperti daun mahkota sebenarnya adalah daun kelopak.<br />Ajisai cepat berbunga apabila temperatur cukup hangat.  Saat ini di Jepang ajisai sudah berbunga meriah karena temperatur telah mencapai 30oC di bulan Juni dan Juli ini.<br /><br />Bunga hortensia bersifat sedikit beracun jika dimakan karena semua bagian tanaman mengandung glukosida sianogenik, walaupun demikian jarang ada kasus keracunan karena tanaman ini tidak kelihatan enak dimakan. Daun dan akar tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai tanaman obat.<br /><br />Sebagian besar spesies berasal dari Jepang dan Tiongkok. Tanaman semak dengan tinggi 1-3 meter, tapi ada juga yang merambat di tanaman lain hingga mencapai ketinggian 30 meter. Daun berbentuk bulat telur, tepi beringgit, warna hijau muda berkilau. Selain dari spesies yang tumbuh di daerah beriklim sejuk yang memiliki sifat menggugurkan daun (tumbuhan peluruh), sebagian besar spesies merupakan tumbuhan hijau abadi.<br /><a href="javascript:openpopup('http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Bunga_Ajisai.JPG',300,400,false);"><img src="http://www.siki-bali.com/indo/blog/images/Bunga_Ajisai.JPG" width="200" height="150" border="0" alt="" id="img_float_right" /></a><br />Bunga berwarna putih pada sebagian besar spesies, tapi beberapa spesies terutama H. macrophylla mempunyai bunga yang bisa berwarna biru, merah, merah jambu, atau ungu bergantung pada tingkat pH tanah. Sewaktu masih kuncup, bunga berwarna hijau, berubah menjadi putih, sewaktu mekar berwarna biru muda atau merah jambu yang secara bertahap berubah menjadi warna-warna yang lebih tua tua (biru tua atau merah) sebelum bunga rontok. Tanah yang bersifat asam menghasilkan bunga berwarna biru, tanah dengan pH normal menghasilkan bunga berwarna putih krem, dan tanah yang bersifat basa menghasilkan bunga berwarna merah jambu atau ungu. Hortensia merupakan salah satu dari tanaman yang pada daun bunga mengumpulkan unsur aluminium yang dilepaskan tanah yang bersifat asam sehingga bunga menjadi berwarna biru.<br /><br />Dikutip : dari berbagai sumber.<br /><br />]]></description>
			<category></category>
			<guid isPermaLink="true">http://www.siki-bali.com/indo/blog/index.php?entry=entry100614-042416</guid>
			<author>Shinta</author>
			<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 04:24:16 GMT</pubDate>
			<comments>http://www.siki-bali.com/indo/blog/comments.php?y=10&amp;m=06&amp;entry=entry100614-042416</comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
